Bisa Menonton Film Dua Jam. Mengapa Sulit Konsisten Membaca Al-Quran?
Luangkan waktu bersama Al-Quran untuk mendekat kepada Allah. Tetapkan komitmen harian, siapkan niat, pahami bacaan dan amalkan satu pelajaran.
2 menit baca

Film berakhir dan dua jam sudah berlalu. Namun beberapa menit bersama Al-Quran bisa terasa sulit diteruskan. Sebelum sesi berikutnya, ajukan pertanyaan lebih mendalam: mengapa saya ingin Al-Quran hadir dalam hari saya?
Baca karena ingin dekat dengan Allah
Tujuan Anda bisa jelas: “Saya ingin mencari rida Allah, mendekat kepada-Nya dan membiarkan petunjuk-Nya membentuk hidup saya.” Tujuan ini memberi bacaan Anda alasan berharga untuk diprioritaskan.
“Maknanya: Mereka adalah ahli Al-Quran, golongan yang dimuliakan Allah dan yang dekat dengan-Nya.”
Hadis ini, dinilai hasan oleh Darussalam, memberi kita cita-cita untuk menjadi ahli Al-Quran. Jadikan cita-cita itu arah bagi hubungan yang dipupuk melalui membaca, belajar dan mengamalkan petunjuknya.
Allah menyebut Al-Quran sebagai kitab yang diberkahi dalam Sad : 29 dan menghubungkan penurunannya dengan perenungan. Membacanya adalah kesempatan menerima petunjuk dan mencari keberkahan, sambil memperhatikan apa yang Allah sampaikan.
Sadari kesempatan yang masih ada hari ini
Mudah menunda saat kita menganggap kesempatan akan selalu tersedia. Hari ini, Anda masih bisa membuka Al-Quran, mempelajari maknanya dan mengamalkan petunjuknya. Berikan kesempatan itu tempat dalam hari Anda selagi memilikinya.
Tetapkan waktu harian dan target yang jelas
Pilih komitmen khusus: sepuluh menit atau dua halaman setelah satu waktu salat, misalnya. Tentukan waktu dan tempat sebelum hari menjadi sibuk. Perlakukan sebagai janji penting dan prioritaskan dibanding hiburan pilihan.
Pilih target yang mampu dipertahankan. Setelah konsisten, tingkatkan bertahap—mungkin satu halaman atau beberapa menit lagi. Dalam Sahih al-Bukhari 6464, Nabi ﷺ mengajarkan bahwa amal paling dicintai Allah adalah yang dilakukan terus-menerus meskipun sedikit. Jadikan konsistensi dasar untuk bertumbuh.
Bersiap untuk hadir sepenuhnya
Letakkan ponsel di luar jangkauan, atau matikan notifikasi jika menggunakannya untuk membaca. Bersiaplah dengan wudu sebagai bagian dari menghormati sesi ini. Sebelum memulai, mohon perlindungan Allah dari setan, sebagaimana diajarkan dalam An-Nahl : 98.
Berhenti sejenak untuk mengingat niat. Anda menyediakan waktu ini untuk mendekat kepada Allah dan memperhatikan petunjuk-Nya.
Pahami, renungkan dan bawa satu pelajaran ke dalam kehidupan
Baca, lalu lihat terjemahan tepercaya. Pelajari bahasa Arab Al-Quran bertahap agar lebih banyak kata menjadi bermakna saat dijumpai. Anda bisa mulai belajar sambil meneruskan bacaan harian.
Tanyakan: “Apa yang bisa saya pelajari dari ayat ini?” Pastikan jawaban terkait dengan kata-kata dan konteksnya; rujuk tafsir tepercaya atau guru yang kompeten jika belum jelas. Lalu tanyakan: “Apa yang bisa saya amalkan hari ini?” Satu perintah bisa membimbing pilihan. Keterangan tentang Allah bisa menguatkan tawakal.
ThinkQuran membantu Anda mempelajari kata-kata Al-Quran melalui Word Quest, memahami surah yang akrab melalui Surah Quest, dan menghubungkan petunjuknya dengan kehidupan melalui Reflection. Gunakan pemahaman itu untuk memperdalam waktu yang sudah Anda berikan kepada Al-Quran.
Kunjungi ThinkQuran
Lanjutkan belajar tentang Al-Quran bersama ThinkQuran.
ThinkQuran →Diterbitkan
Temuan terkait

Bagaimana Al-Quran Mengubah Cara Seorang Mukmin Memandang Hidup
Perselisihan yang sama. Respons yang berbeda. Temukan bagaimana memahami Al-Quran dapat mengubah pertanyaan dan pilihan Anda sehari-hari.

Sebelum Cemas Tentang Yang Belum Ada, Lihat Apa Yang Allah Sudah Berikan
Satu rencana yang belum terwujud bisa memenuhi pikiran. Ad-Duha mengajak kita melihat nikmat Allah dan menyatakan syukur lewat ucapan serta tindakan.

Saat Influencer Favorit Membuat Yang Salah Terlihat Benar
Kadang wajah yang kita sukai membuat kebohongan terlihat cerdas. An-Nas mengajak kita berhenti sebelum kekaguman menjadi pembenaran.
